Akhir-akhir ini saya banyak berkutat dengan optimasi/kompresi gambar.
Tujuannya untuk membuat web https://liburanjogja.co.id/ lebih ringan load-nya.

Iya, berkat pelajaran dasar yang dengan baik hati diberikan oleh sobat sebangku saya saat masih di bangku sma, saya memang selalu membuat sendiri website-website saya. And make it a business too ;)

Setelah mencari dan mencoba banyak tools, baik dari website konversi online maupun dari aplikasi-aplikasi (mac) yang banyak saya coba, kesimpulan saya, tidak ada 1 yang terbaik :)
Mungkin ini karena tiap foto itu “unik”. Jadi kita harus banyak mencoba untuk memperoleh hasil terkecil dari yang terbaik, dari setiap foto.

Sekedar berbagi info, mungkin ini bisa berguna:

Online Conversion:

Aplikasi (mac):

  • ImageOptim: mirip dengan versi online-nya, dengan pilihan kompresi yang lebih banyak. bisa pilih loseless ataupun lossy compression. ini cukup jadi favorit akhir-akhir ini ;)
  • JPEGmini: baik yang lite maupun pro, kemampuan kompresi-nya sama. hanya saja, yang lite dibatasi maksimal 20 foto dalam 1 hari. saya pakai yang pro.
  • Image Mini Lite / Photo Size Optimizer (versi full-nya): mirip dengan ImageOptim. hanya saja, saya sering menemukan kalau ImageOptim sering lebih bisa mempertahankan kualitas warna dibandingkan ini. sama dengan JPEGmini, yang versi Lite dibatasi jumlah foto per harinya.
  • AdobePhotoshop: begitulah. banyak yang bilang, fitur save-for-web-nya bisa mengkompresi gambar dengan baik, tapi saya nyaris tidak pernah menggunakannya :)

Surprise-surprise:

  • https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights/: ini juga bisa kita jadikan ‘alat’ untuk kompresi gambar lho :) upload gambar di cloudhosting seperti https://console.cloud.google.com/home, trus masukin public-link-nya ke google-page-insight tadi untuk dianalisa. kalau memang gambar kita masih bisa dikompresi, google akan bantu kita mengkompresinya (baik ya? :D) dan kita tinggal download.
  • https://gtmetrix.com/ -> juga bisa dijadikan ‘alat’ kompresi seperti google di atas. bedanya, di sini kita harus masukkan halaman web kita yang terdapat gambar yang ingin kita kecilkan di kolom analisa-nya, tidak bisa hanya url foto-nya.

Mana yang lebih baik? Tidak ada :)
Saya selalu mencoba semuanya untuk tiap gambar, yang kebetulan memang beda-beda ‘karakter’nya. Seringnya, saya kombinasi dari ‘alat-alat’ yang saya sebut di atas, demi memperoleh hasil terkecil dari yang terbaik, untuk setiap foto :)

Hasilnya, saya berhasil menurunkan page-size landing-page dari sekitar 10-11MB ke sekitar 2.6MB. Not bad at all, karena fotonya cukup banyak ;)

Semoga berguna.

*tulisan ini adalah celoteh saya di facebook. bisa di lihat di sini.